Tentang Kami

Terima kasih telah mengunjungi situs kami, GudangCarbide.com

Kami hadir untuk membeli Limbah Carbide dan HSS anda dengan harga terbaik.

Jika anda memiliki Limbah Carbide seperti Bekas Endmill, Handtap, Drill, Ballnose maupun sisa-sisa bekas proses wirecut, dan lainnya selama masih dalam kategori material Carbide, Anda tidak perlu bingung lagi untuk menjual.

Kami siap membeli Limbah yang anda miliki dengan harga terbaik.

Segera hubungi kami pada halaman kontak yang kami sediakan. Semoga dapat bekerjasama, dan sukses selalu untuk anda.

Perbedaan Limbah Carbide W1, W2, & HSS

Limbah Carbide W1

Terdiri dari Endmill, Ballnose, Drill/Mata Bor, Pisau Slitter, serta patahan-patahan yang berbahan carbide. Cirinya adalah limbah dengan kualitas lebih murni, kandungan kalsium hidroksida tinggi, sedikit tercampur kotoran (tanah, pasir logam), tekstur biasanya lebih halus atau semi-padat, warna putih ke abu-abuan, nilai jual lebih tinggi.

Salah satu cara mengecek apakah limbah tersebut adalah bahan carbide adalah melakukan gerinda potong. Jika mengeluarkan api maka limbah tersebut bukanlah carbide.

Limbah Carbide W2

Terdiri dari limbah Dies, Pans, Mata Widia, Pisau Serut Kayu serta Material Tungsten Carbide. Cirinya adalah limbah dengan kualitas lebih rendah, sudah tercampur bahan lain (tanah, lumpur, sisa industri), kandungan kalsium hidroksida lebih rendah, tekstur lebih kasar atau berlumpur, warna lebih gelap (abu-abu tua/kecoklatan), nilai jual lebih rendah, dan biasanya perlu proses tambahan sebelum dimanfaatkan.

Limbah HSS

Limbah HSS adalah sisa material dari High Speed Steel (HSS), yaitu baja paduan khusus yang tahan panas dan aus, biasanya dipakai untuk alat potong. Material ini tetap keras walaupun terkena suhu tinggi saat pemotongan. Berikut jenis-jenis limbah HSS:

  1. Scrap Padat (Solid Scrap
    a. Bentuk: Mata Bor/Drill HSS, Endmill & Ballnose HSS, T-Slot HSS, Handtap & Tap HSS, Reamer HSS, Gear Cutter HSS
    b. Masih utuh (tidak hancur)
    c. Nilai paling tinggi karena mudah didaur ulang
  2. Serpihan / Chips
    a. Hasil dari proses machining (bubut, milling, drilling)
    b. Bentuk kecil-kecil / serbuk kasar
    c. Biasanya tercampur oli coolant
    d. Perlu dibersihkan sebelum dijual
  3. Grinding Dust (Debu Gerinda)
    a. Hasil pengasahan alat HSS
    b. Bentuk sangat halus
    c. Nilai lebih rendah karena sulit diproses ulang
  4. Mixed Scrap (Campuran)
    a. Campur dengan logam lain (besi biasa, stainless, dll)
    b. Harus dipilah dulu
    c. Harga jauh lebih murah

Ciri-ciri Limbah HSS

  1. Lebih berat dibandingkan baja biasa
  2. Tidak mudah tumpul/aus
  3. Biasanya tidak berkarat parah
  4. Bisa mengandung unsur berharga (terutama Cobalt)